Pola Peledakan Tambang Terbuka Teknik Terbaik

Pola Peledakan Tambang Terbuka Teknik Terbaik Hasil Efektif dan Efisien

Pola peledakan tambang terbuka menunjukkan urutan atau sekuensi dari sejumlah lubang ledak. Ada perbedaan pada pola lubang bawah tanah dan tambang terbuka. Tambang menjadi salah satu aktivitas yang memiliki resiko cukup tinggi. Oleh sebab itu, teknik dan pola yang dilakukan pun tidak bisa sembarangan.

Proses yang dilakukan dalam pembongkaran batuan tambang, yaitu dengan cara peledakan. Hal ini harus dilakukan oleh tim yang profesional. Maka dari itu, sebaiknya gunakan jasa pengeboran dan peledakan profesional. Dengan menggunakan jasa kami, pengeboran tambang akan berjalan dengan resiko kecil. Apalagi sebelum dilakukan hal itu, tentunya sudah menentukan teknik dan pola peledakan tambang terbuka yang akan digunakan.

Pola Peledakan Tambang Terbuka Teknik Terbaik
britannica.com

Pola Peledakan Tambang Terbuka

Secara umum pola peledakan tambang terbuka memang berbeda dengan tambang bawah tanah. Banyak faktor yang mempengaruhi perbedaan yang ada. Salah satu faktor tersebut yaitu pada pola pengeboran. Urutan pengeboran yang terjadi terdapat jeda waktu ledakan antara lubang-lubang ledak atau biasa disebut dengan delay time.

Dengan menentukan waktu tunda pada sistem peledakan, mampu memberikan banyak keuntungan. Keuntungan yang bisa anda dapatkan dalam penerapan tersebut, yaitu mengurangi getaran. Selain itu, mengurangi overbreak batuan terbang, getaran akibat airblast, dan suara. Keuntungan yang lain yaitu dapat mengarahkan lemparan fragmentasi batuan.

Jika pola peledakan tidak tepat atau justru peledakan dilakukan pada semua lubang sekaligus, maka bisa mengakibatkan kerugian. Akibatnya peledakan tersebut dapat mengganggu lingkungan. Tidak hanya itu saja, ledakan juga tidak akan memberikan hasil yang efektif dan tidak efisien. Berikut ini ada beberapa pola peledakan tambang terbuka. 

Corner Cut (Echelon)

Pola peledakan terbuka pada tambang yang pertama yaitu pola peledakan corner cut. Pola ini biasa diterapkan pada lokasi tambang yang memiliki tiga bidang bebas (free face). Arah lemparan hasil dari pola ledakan yang satu ini akan terarah pada pojok (corner).

V-Cut

Pola peledakan yang kedua yaitu V-cut yang bisa diterapkan pada lokasi peledakan yang memiliki dua lubang bebas. Menggunakan pola peledakan yang kedua ini mampu memberikan hasil ledakan ke arah tengah (center). Pola peledakannya memang memiliki pola mirip dengan huruf V.

Box Cut

Pola peledakan yang pada umumnya diterapkan pada lokasi  dengan satu bidang bebas saja disebut box cut. Dimaksud disini yaitu permukaan bersentuhan langsung dengan udara dengan arah vertikal. Bongkahan awal mirip kotak dengan control row pada tengah-tengah membagi dua rangkaian menjadi tujuan hal ini dilakukan.

Area peledakan tambang terbuka atau quarry cukup luas karena alasan itulah dibutuhkan pola peledakan yang sesuai. Sebaiknya jangan sampai urutan peledakan tidak logis. Pada umumnya peledakan tidak logis bisa disebabkan oleh penentuan waktu tunda yang terlalu dekat. Selain itu, dimensi geometrinya tidak tepat, penentuan urutan ledakan salah, serta bahan peledak tidak sesuai dengan perhitungan.

Orientasi retakan peledakan cukup besar dan mampu mempengaruhi terhadap penentuan pola pemboran dan peledakan. Perbandingan spasi (S) dan burden (B) merupakan aturan pelaksanaannya. Selain itu, pola yang harus digunakan perlu penempatan yang tepat dan sesuai.

Agar hal ini tidak merugikan, sebaiknya gunakan jasa pengeboran dan peledakan yang menyediakan layanan drilling dan blasting. Dengan menggunakan jasa kami, semua bisa teratasi dengan efektif dan efisien. Sehingga resiko timbulnya bahaya juga akan berkurang. Dengan tim yang berpengalaman dalam menentukan pola peledakan tambang terbuka, harga yang harus anda bayar pun cukup terjangkau.

Leave a Reply